Kamis, 20 Agustus 2026

Materi Ajar, Jumat 21 Agustus 2026

 Terjual Dompet KW SUPER | LEVIS - DUNHILL - HERMES - IMPERIAL HORSE | KASKUS

 A. Identitas Bloger

Nama Guru                     : Vina Apriyani 

Hari / Tanggal             : Jumat 21 Agustus 2026

Fase / Kelas                   :  A/ 2 A " Ibrahim" 

Mapel                              : Kongkulikuler 

Materi                             : Cerita Rakyat Lampung

Pertememuan Ke            : ke- 5  (: 6 JP)

Apersepsi                         : Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Wr. Wb. Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia dan semangat selalu. Sudahkan anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak. Dimana shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim. Dimana Allah sudah sangat baik dengan kita, dengan segala kebesaranNya. Allah Maha Khaliq, zat yang menciptakan kita, Allah juga Maha Malik, zat yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah al Khalik, tidak hanya menciptakan kita sebagai manusia, tetapi juga Allah telah menciptakan angka-angka yang bisa membentuk suatu bilangan yang berarti di kehidupan kita. Dimana kemarin, anak-anak sudah mempelajari mengenai nilai-nilai tempat pada suatu bilangan.

bubuat : mampu mengenali dan menyebutkan nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab yang terkandung dalam cerita rakyat Lampung yang disimak atau dibaca (seperti "Kisah Si Buaya Perompak"). Peserta didik dapat mengidentifikasi perilaku jujur dan amanah dari tokoh cerita serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari di rumah dan sekolah.

TP :
  • TP 1: Peserta didik dapat menyebutkan nilai karakter/sikap jujur dan tidak serakah yang ada pada tokoh cerita rakyat Lampung.

  • TP 2: Peserta didik dapat membedakan mana perbuatan yang jujur/baik (seperti menjaga amanah) dan perbuatan yang tidak jujur/perompak (seperti mengambil milik orang lain tanpa izin).

  • TP 3: Peserta didik dapat menceritakan kembali pesan moral anti-korupsi dari cerita rakyat Lampung dengan bahasa sendiri.



  • ATP: 
  • Menseleksi nilai-nilai kejujuran dari tokoh utama dalam cerita rakyat Lampung yang disimak.

  • Mengidentifikasi dampak dari perbuatan serakah atau mengambil hak orang lain (perilaku koruptif skala kecil).

  • Mencontohkan perilaku jujur dan adil dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan kelas dan keluarga.


  • Model / Motede : Mendongeng (Storytelling)

    Penjabaran Materi : 

     Cerita Rakyat Lampung





    Pengertian Tokoh Cerita (Bahasa Sederhana untuk Anak)

    • Tokoh adalah orang, hewan, atau karakter yang ada di dalam cerita.

    • Tokoh Utama: Tokoh paling penting! Ceritanya menceritakan tentang dia dari awal sampai akhir. Paling sering muncul dan menjadi "pahlawan" atau pusat cerita.

    • Tokoh Pendukung: Teman, keluarga, atau penolong tokoh utama. Munculnya hanya sesekali untuk membantu tokoh utama.


    2. Contoh Dongeng Singkat: "Kisah Si Buaya Perompak"

    Rangkuman Cerita:

    Di Sungai Tulang Bawang, Lampung, ada seekor Buaya Besar yang sangat ditakuti. Suatu hari, Buaya membawa seorang gadis baik hati bernama Murni ke dalam gua rahasianya di dasar sungai. Di dalam gua, Buaya memperlihatkan banyak harta karun. Murni tetap bersikap ramah dan tenang. Ketika Buaya tertidur lelap, Murni ditolong oleh seekor Burung Perkutut yang menunjukkan jalan keluar dari gua melalui sebuah lubang rahasia. Murni pun berhasil kembali pulang ke keluarganya dengan selamat.

    Penjabaran Identifikasi Tokoh:

    • 🌟 Tokoh Utama:

      • Murni (Gadis yang menjadi pusat cerita dari awal sampai berhasil keluar gua)

      • Buaya Besar (Karakter utama pendukung jalan cerita)

    • 🤝 Tokoh Pendukung:

      • Burung Perkutut (Muncul di akhir cerita untuk menolong dan menunjukkan jalan keluar)

      • Orang Tua Murni (Muncul di awal dan akhir cerita)

    Asesmen :
  • Siapakah tokoh utama yang baik hati dan jujur dalam dongeng "Kisah Si Buaya Perompak"?

    • Kunci Jawaban: Murni.

    • Pedoman Penskoran: Menjawab "Murni" mendapat nilai 20.

  • Mengapa sifat Buaya Besar yang suka mengambil harta orang lain dan menjadi perompak tidak boleh kita tiru?

    • Kunci Jawaban: Karena perbuatan tersebut serakah, merugikan orang lain, tidak jujur (termasuk tindakan koruptif/mencuri), dan merupakan perbuatan dosa/buruk.

    • Pedoman Penskoran: Menjawab dengan alasan perbuatan itu serakah/jahat/merugikan orang lain mendapat nilai 20.

  • Siapa tokoh pendukung yang menolong Murni menunjukkan jalan keluar dari gua rahasia?

    • Kunci Jawaban: Burung Perkutut.

    • Pedoman Penskoran: Menjawab "Burung Perkutut" mendapat nilai 20.

  • Apa yang harus kamu lakukan jika menemukan barang milik temanmu yang jatuh di kelas?

    • Kunci Jawaban: Mengembalikannya kepada teman/memberikannya kepada guru (menjaga amanah dan jujur).

    • Pedoman Penskoran: Menjawab mengembalikan/melaporkan ke guru mendapat nilai 20.

  • Tuliskan pesan moral/pelajaran baik apa yang bisa kita ambil dari dongeng "Kisah Si Buaya Perompak"!

    • Kunci Jawaban: Kita harus menjadi anak yang jujur, baik hati, dan tidak boleh serakah atau mengambil barang milik orang lain tanpa izin.

    • Pedoman Penskoran: Menjawab tentang pentingnya bersikap jujur/tidak serakah mendapat nilai 20.

  • Kesimpulan : Penanaman Nilai Anti Korupsi: Melalui dongeng "Kisah Si Buaya Perompak", peserta didik belajar bahwa sifat serakah dan mengambil milik orang lain tanpa izin (perilaku koruptif) akan merugikan diri sendiri dan orang lain.Pentingnya Kejujuran & Amanah: Sifat jujur, ramah, dan menjaga amanah yang ditunjukkan oleh tokoh Murni serta Burung Perkutut merupakan keteladanan yang harus diterapkan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari di rumah maupun di sekolah.

    Refleksi pembelajaran - 
    • Sebagian peserta didik kelas 2 A masih kesulitan membedakan konsep "tokoh utama" dan "tokoh pendukung" saat sesi tanya jawab.

    • Beberapa anak memerlukan bimbingan tambahan untuk mengaitkan sifat serakah Buaya Besar dengan tindakan sehari-hari (seperti mengambil pensil teman tanpa izin


  •  Kendala : murid terkadang sulit memahami tokoh cerita tersebut 
     Tindak lanjut :  
    • Menggunakan media kartu bergambar (flashcard) tokoh Murni, Buaya Besar, dan Burung Perkutut pada pertemuan berikutnya untuk memperjelas peran tokoh utama dan pendukung.

    • Memberikan pembiasaan dan penguatan karakter kejujuran melalui permainan peran (role playing) singkat tentang mengembalikan barang milik teman yang ditemukan di kelas.

     Jumlah siswa yang paham: 80%
    belum paham :20%

    Demikian pembelajaran hari ini semoga bermanfaat dan dapat dipahami Jangan lupa untuk pembelajaraan di hari esok  24  Agustus 2026  kita yaitu Pembelajaran  Pendidikan pancasila dan Bahasa Indonesia 


    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Materi Ajar, Senin 19 Oktober 2026- Seni Rupa

        Idendtitas Nama Guru : Vina Apriyani Mata Pelajaran : Seni Rupa  Hari/Tanggal :   Senin 19 Oktober 2026 Fase/Kelas : A/ 2A " Ibrahi...