Kamis, 13 Agustus 2026

Materi Ajar, Jumat 14 Agustus 2026

Terjual Dompet KW SUPER | LEVIS - DUNHILL - HERMES - IMPERIAL HORSE | KASKUS

 A. Identitas Bloger

Nama Guru                     : Vina Apriyani 

Hari / Tanggal             : Kamis 13  Agustus 2026

Fase / Kelas                   :  A/ 2 A " Ibrahim" 

Mapel                              : Kongkulikuler 

Materi                             : Cerita Rakyat Lampung

Pertememuan Ke            : ke- 5  (: 6 JP)

Apersepsi                         : Bismillahirrahmanirrahim, Assalamu’alaikum Wr. Wb. Apa kabar anak sholih/ah? Bagaimana kabarnya hari ini? Semoga anak-anak semua dalam keadaan sehat, bahagia dan semangat selalu. Sudahkan anak-anak melaksanakan shalat subuh hari ini? Jangan lupa ya anak-anak. Dimana shalat adalah kewajiban kita sebagai seorang muslim. Dimana Allah sudah sangat baik dengan kita, dengan segala kebesaranNya. Allah Maha Khaliq, zat yang menciptakan kita, Allah juga Maha Malik, zat yang memelihara kita dengan sebaik-baiknya keadaan. Allah al Khalik, tidak hanya menciptakan kita sebagai manusia, tetapi juga Allah telah menciptakan angka-angka yang bisa membentuk suatu bilangan yang berarti di kehidupan kita. Dimana kemarin, anak-anak sudah mempelajari mengenai nilai-nilai tempat pada suatu bilangan.

CP : mampu mengidentifikasi tokoh utama dan tokoh pendukung dalam cerita rakyat Lampung yang disimak/dibaca, serta mampu mengidentifikasi dan membedakan jenis-jenis tari tradisional Lampung (Tari Sigeh Penguten, Tari Melinting, dan Tari Bedana) melalui pengamatan visual dan aktivitas apresiasi seni sederhana.

TP :
 Peserta didik dapat menceritakan kembali secara singkat isi cerita rakyat Lampung yang didengar.
Peserta didik dapat menentukan tokoh utama (siapa yang menjadi pusat cerita) dalam cerita rakyat Lampung.
Peserta didik dapat menunjukkan tokoh pendukung (siapa yang membantu atau mendampingi tokoh utama) dalam cerita tersebut.


ATP: Mengidentifikasi tokoh utama dan tokoh pendukung dalam cerita rakyat Lampung yang disimak/dibaca.

Model / Motede : Metode Dongeng & Role-Playing (Bermain Peran)

Penjabaran Materi : 

 Cerita Rakyat Lampung



Pengertian Tokoh Cerita (Bahasa Sederhana untuk Anak)

  • Tokoh adalah orang, hewan, atau karakter yang ada di dalam cerita.

  • Tokoh Utama: Tokoh paling penting! Ceritanya menceritakan tentang dia dari awal sampai akhir. Paling sering muncul dan menjadi "pahlawan" atau pusat cerita.

  • Tokoh Pendukung: Teman, keluarga, atau penolong tokoh utama. Munculnya hanya sesekali untuk membantu tokoh utama.


2. Contoh Dongeng Singkat: "Kisah Si Buaya Perompak"

Rangkuman Cerita:

Di Sungai Tulang Bawang, Lampung, ada seekor Buaya Besar yang sangat ditakuti. Suatu hari, Buaya membawa seorang gadis baik hati bernama Murni ke dalam gua rahasianya di dasar sungai. Di dalam gua, Buaya memperlihatkan banyak harta karun. Murni tetap bersikap ramah dan tenang. Ketika Buaya tertidur lelap, Murni ditolong oleh seekor Burung Perkutut yang menunjukkan jalan keluar dari gua melalui sebuah lubang rahasia. Murni pun berhasil kembali pulang ke keluarganya dengan selamat.

Penjabaran Identifikasi Tokoh:

  • 🌟 Tokoh Utama:

    • Murni (Gadis yang menjadi pusat cerita dari awal sampai berhasil keluar gua)

    • Buaya Besar (Karakter utama pendukung jalan cerita)

  • 🀝 Tokoh Pendukung:

    • Burung Perkutut (Muncul di akhir cerita untuk menolong dan menunjukkan jalan keluar)

    • Orang Tua Murni (Muncul di awal dan akhir cerita)

Asesmen :

Pilihlah huruf A, B, atau C pada jawaban yang paling benar!

  1. Tokoh yang menjadi pusat cerita dan paling sering muncul dari awal sampai akhir cerita disebut …

    A. Tokoh pendukung

    B. Tokoh utama

    C. Tokoh penonton

  2. Dalam kisah "Si Buaya Perompak", Burung Perkutut membantu menunjukkan jalan keluar untuk Murni. Burung Perkutut bertindak sebagai …

    A. Tokoh utama

    B. Tokoh jahat

    C. Tokoh pendukung

  3. Tari tradisional Lampung yang khusus dibawakan untuk menyambut tamu agung adalah …

    A. Tari Bedana

    B. Tari Sigeh Penguten

    C. Tari Melinting

  4. Ciri khas utama dari Tari Melinting saat ditarikan adalah penarinya memegang …

    A. Kipas

    B. Piring

    C. Bunga

  5. Tarian tradisional Lampung yang menggambarkan suasana riang gembira dan ditarikan bersama-sama dinamakan …

    A. Tari Sigeh Penguten

    B. Tari Bedana

    C. Tari Melinting


B. SOAL ESAI SINGKAT

Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas!

  1. Apakah perbedaan antara tokoh utama dan tokoh pendukung dalam sebuah cerita?

  2. Sebutkan nama mahkota emas khas Lampung yang dipakai di kepala saat menari Tari Sigeh Penguten!

  3. Kotak perunggu yang dibawa oleh penari Tari Sigeh Penguten untuk diserahkan kepada tamu disebut …

  4. Sebutkan 3 nama tari tradisional Lampung yang sudah kamu pelajari!

  5. Mengapa kita harus mempelajari cerita rakyat dan tari tradisional daerah Lampung?

Kesimpulan : 

Mengenal cerita rakyat dan memperagakan tari tradisional adalah bentuk rasa bangga dan cinta kita dalam melestarikan budaya daerah Lampung sejak dini.

Refleksi pembelajaran - 

 Kendala - - 
 Tindak lanjut 
 Jumlah siswa yang paham: 
belum paham :

Demikian pembelajaran hari ini semoga bermanfaat dan dapat dipahami Jangan lupa untuk pembelajaraan di hari esok  18  Agustus 2026  kita yaitu Pembelajaran  Pendidikan pancasila dan Bahasa Indonesia 


Rabu, 12 Agustus 2026

Materi Ajar, Kamis 13 Agustus 2026

 Terjual Dompet KW SUPER | LEVIS - DUNHILL - HERMES - IMPERIAL HORSE | KASKUS

 A. Identitas Bloger

Hari / Tanggal             : Kamis 13  Agustus 2026

Nama Guru                     : Vina Apriyani 

Fase / Kelas                   :  A/ 2 A " Ibrahim" 

Mapel                              : Matematika dan Pendidikan Anti Korupsi 

B. Salam Sapaan Kepada Murid 

Assalamualaikum Wr. Wb 

Good Morning My Lovely Students πŸ’“

How Are You Today ??

 Semoga di pagi yang sangat cerah iniπŸ’•πŸ’• alhamdulillah mulai hari " Kamis 13 Agustus 2026 semogga kalian sudah siap mengikuti kegiatan pembelajaran di kelas, Sebelum kita memulai pembelajaran, sebaiknya ananda sholeh sholehah semua sudah melaksanakan sholat dhuha secara berjamaah di kelas, setelah melakukan sholat dhuha kita akan lanjut muroja'ah surat-surat pendek ( sesuai jadwal pasword ) ya nak ..

C. Mapel 1 ( Matematika ) 

1. Capaian Pembelajaran : Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).

Mapel 1 ( Pendidikan Anti Korupsi) : mengenal, memahami, dan membiasakan perilaku jujur serta disiplin dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, rumah, maupun tempat bermain. Peserta didik dapat menunjukkan kebiasaan berkata/bertindak benar tanpa takut, mematuhi aturan kelas/sekolah secara konsisten, serta tepat waktu dalam mengumpulkan tugas atau menjalankan kewajiban.

2. Tujuan Pembelajaran  ( Matematika ) : Membandingkan dan mengurutkan bilangan

Tujuan Pembelajaran  ( Pendidikan Anti Korupsi  ) menceritakan pengalaman pribadi ketika bertindak jujur (seperti berkata benar atau mengembalikan barang temuan) tanpa rasa takut.

3. Alur Tujuan Pembelajaran : 

 πŸ’«( Pendidikan Anti Korupsi ) Peserta didik mampu mengidentifikasi contoh perilaku jujur dan tidak jujur dalam kehidupan sehari-hari melalui cerita, gambar, atau aktivitas kelas.

πŸ’« ( Matematika)  Membandingkan dan mengurutkan bilangan

4. Materi Pokok

·  Membandingkan bilangan (>, <, =)

Mengurutkan bilangan

 ·Jujur dalam Perkataan dan Perbuatan

5. Alokasi Waktu : 1x Pertemuan 

6. Model Pembelajaran :Problem Based Learning (PBL) 

7. Media Pembelajaram: Media Pembelajaran:  

πŸ’«Buku Cerita Bergambar / Komik Strip dan vidoa pembelajaran 

πŸ’«Vidio pembelajaran, Pensil/ stik eskrim/ sedotan 

8. Apersepsi :

  1. Guru mengajak peserta didik mengamati gambar yang menunjukkan dua kelompok benda dengan jumlah yang berbeda maupun sama, misalnya:

    ·       Kelompok A: 🍎🍎🍎🍎🍎🍎 (6 apel)

    ·       Kelompok B: 🍎🍎🍎🍎 (4 apel)

     

    Anak-anak, Allah Swt. telah menganugerahkan akal kepada manusia agar kita dapat memahami bilangan dan menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kehidupan kita, bilangan sering digunakan untuk menghitung, membandingkan, dan mengurutkan jumlah benda sehingga kita dapat mengetahui mana yang lebih banyak, lebih sedikit, atau sama banyak dengan mudah dan teratur.

    Misalnya, Andi memiliki 18 pensil, sedangkan Budi memiliki 15 pensil. Karena jumlah pensil Andi lebih banyak, maka kita dapat menuliskan 18 > 15. Jika Siti memiliki 20 buku dan Rina juga memiliki 20 buku, maka kita menuliskan 20 = 20 karena jumlahnya sama. Sebaliknya, jika Dina memiliki 12 apel dan Rafi memiliki 16 apel, maka dituliskan 12 < 16 karena 12 lebih sedikit daripada 16.

    Melalui pembelajaran membandingkan dan mengurutkan bilangan, kita belajar menggunakan tanda > (lebih besar dari), < (lebih kecil dari), dan = (sama dengan) dengan benar. Kita juga belajar mengurutkan bilangan dari yang terkecil ke terbesar maupun dari yang terbesar ke terkecil. Kemampuan ini membantu kita dalam kehidupan sehari-hari, seperti membandingkan jumlah buku, pensil, buah, atau benda lainnya. Dengan demikian, kita dapat menggunakan ilmu yang Allah Swt. berikan dengan teliti, jujur, dan penuh rasa syukur.

    Pertanyaan: (penalaran kritis)

    ·         Mengapa kita menggunakan tanda >, <, atau = saat membandingkan dua bilangan?

    ·         Mengapa kita menggunakan tanda >, <, atau = saat membandingkan dua bilangan?

    Mengapa penting membandingkan dan mengurutkan bilangan dalam kehidupan sehari-hari? Berikan contohnya. Orientasi Masalah


Pendidikan Anti Korupsi : 

  1. Guru memulai pembelajaran dengan menceritakan kisah singkat selama 2–3 menit menggunakan boneka tangan atau gambar visual.

"Anak-anak, hari ini Ibu/Bapak punya cerita tentang Beni. Saat sedang mewarnai di kelas, Beni melihat ada pensil warna merah di bawah mejanya. Padahal, Beni tidak punya pensil warna merah. Beni tahu itu pasti punya temannya yang jatuh."

  1. Pertanyaan Pemantik ke Siswa:

    • "Nah, menurut kalian, apa yang sebaiknya dilakukan Beni?"

    • "Kalau Beni mengembalikan pensil warna itu ke pemiliknya, Beni termasuk anak yang seperti apa, ya?"

  2. Penghubung ke Materi:

    • "Pintar sekali! Beni adalah contoh anak yang jujur. Hari ini kita akan belajar bersama tentang Perilaku Jujur, mengapa kita harus menjadi anak yang jujur, dan apa manfaatnya bagi kita!"

 

9. Materi: 

a. Penjelasan materi ; 

1. Membandingkan Bilangan

Membandingkan bilangan artinya menentukan mana bilangan yang lebih besar, lebih kecil, atau sama banyak.

A. Mengenal Simbol Perbandingan

  • > artinya Lebih dari / Lebih besar dari

    (Tips ingat: Bayangkan mulut buaya terbuka ke arah bilangan yang lebih besar!)

  • < artinya Kurang dari / Lebih kecil dari

  • = artinya Sama dengan (Jumlahnya sama banyak)


B. Cara Membandingkan Bilangan 2 Angka

  1. Lihat Angka Puluhannya terlebih dahulu.

    • Jika puluhannya beda, bilangan dengan puluhan lebih besar adalah yang lebih besar.

    • Contoh: 35 dan 28

      • Puluhan 35 adalah 3 (30)

      • Puluhan 28 adalah 2 (20)

      • Karena 3 lebih besar dari 2, maka $35 > 28$ (35 lebih besar dari 28).

  2. Jika Puluhannya Sama, lihat Angka Satuannya.

    • Contoh: 42 dan 47

      • Puluhannya sama-sama 4 (40).

      • Lihat satuannya: 2 dan 7.

      • Karena 2 lebih kecil dari 7, maka $42 < 47$ (42 lebih kecil dari 47).

  3. Jika Puluhan dan Satuan Sama Banyak:

    • Contoh: 50 dan 50 $\rightarrow$ $50 = 50$


2. Mengurutkan Bilangan

Mengurutkan bilangan artinya menyusun deretan angka agar berurutan dengan benar. Ada dua cara mengurutkan bilangan:

A. Mengurutkan dari yang Terkecil ke Terbesar

Cari bilangan yang nilainya paling kecil terlebih dahulu, lalu susun ke yang lebih besar.

  • Contoh Angka: 25, 12, 38, 19

  • Langkah:

    1. Perhatikan puluhannya: 2, 1, 3, 1

    2. Yang terkecil adalah puluhan 1 (12 dan 19) $\rightarrow$ 12 lebih kecil dari 19.

    3. Berikutnya puluhan 2 (25), lalu puluhan 3 (38).

  • Urutan Terkecil ke Terbesar: 12, 19, 25, 38


B. Mengurutkan dari yang Terbesar ke Terkecil

Cari bilangan yang nilainya paling besar terlebih dahulu, lalu susun turun ke yang lebih kecil.

  • Contoh Angka: 45, 15, 50, 32

  • Langkah:

    1. Perhatikan puluhannya: 4, 1, 5, 3

    2. Puluhan terbesar adalah 5 (50).

    3. Urutkan sisanya dari yang besar: 4 (45), 3 (32), lalu 1 (15).

  • Urutan Terbesar ke Terkecil: 50, 45, 32, 15


C. Asesmen :  ( Mtematika )


10. Kesimpulan

( Matematika ) Peserta didik menyimpulkan bahwa:

·         Simbol > digunakan untuk bilangan yang lebih besar, < untuk bilangan yang lebih kecil, dan = untuk bilangan yang sama.

·         Hasil perbandingan ditentukan berdasarkan jumlah benda atau nilai bilangan

·         Gambar benda konkret membantu memudahkan dalam membandingkan bilangan sebelum ditulis dalam bentuk simbol.

Membandingkan bilangan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, seperti membandingkan jumlah benda, barang, atau hasil hitungan.

 (Pendidikan Anti Korupsi )

Inti Nilai Kejujuran:Perilaku jujur adalah berkata dan bertindak sesuai dengan kenyataan/kebenaran, seperti tidak berbohong, mengakui kesalahan, serta tidak mengambil barang yang bukan milik kita.

Penerapan Sehari-hari:Anak jujur selalu berani mengembalikan barang temuan kepada pemiliknya atau kepada guru, tidak menyontek saat mengerjakan tugas, dan bersedia meminta maaf jika berbuat salah.

Manfaat Berperilaku Jujur:Menjadi anak jujur akan membuat hati merasa tenang, dipercaya oleh orang tua dan guru, serta disukai oleh banyak teman.

11. Kesimpulan / Refleksi ( Kesimpulan Proses Pembelajaran) 

a. Kendala pada saat pembelajaran :

b. Rencana tindak lanjut :

c. Jumlah murid yang tidak hadir :

d. Jumlah murid yang paham dan yang tidak paham : 

12. Penutup 

Demikian pembelajaran hari ini semoga bermanfaat dan dapat dipahami Jangan lupa untuk pembelajaraan di hari esok  14 Agustus 2026  kita yaitu Pembelajaran Kongkulikuler 


Selasa, 11 Agustus 2026

Kegiatan Perlombaan Peringatan HUT RI Ke- 81

 Terjual Dompet KW SUPER | LEVIS - DUNHILL - HERMES - IMPERIAL HORSE | KASKUS

 A. Identitas Bloger

Hari / Tanggal             : Rabu 12  Agustus 2026

Nama Guru                     : Vina Apriyani 

Fase / Kelas                   :  A/ 2 A " Ibrahim" 

Mapel                              : Kegiatan Perlombaan 17 Agustus 

B. Salam Sapaan Kepada Murid 

Assalamualaikum Wr. Wb 

Good Morning My Lovely Students πŸ’“

How Are You Today ??

 Semoga di pagi yang sangat cerah iniπŸ’•πŸ’• alhamdulillah mulai hari " Selasa 11 dan 12 Agustus 2026 semogga kalian sudah siap mengikuti perlombaan yang akan di adakan do SD Al Azhar 3 , yang Sebelum kita memulai pembelajaran, sebaiknya ananda sholeh sholehah semua sudah melaksanakan sholat dhuha secara berjamaah di kelas, setelah melakukan sholat dhuha kita akan lanjut muroja'ah surat-surat pendek ( sesuai jadwal pasword ) ya nak ..

C. Mapel 1 ( Kegiatan Perlombaan ) 

1. Capaian Pembelajaran : Peserta didik mampu menunjukkan sikap kerja sama, sportifitas, dan rasa percaya diri melalui partisipasi aktif dalam berbagai jenis perlombaan memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia, serta memahami nilai-nilai perjuangan, kebersamaan, dan persatuan dalam lingkungan sekolah. 

2. Tujuan Pembelajaran : Melalui partisipasi dalam perlombaan Kemerdekaan, peserta didik dapat menunjukkan sikap kerja sama dan saling menghargai antarteman dengan baik. Melalui permainan tradisional/perlombaan khas 17 Agustus, peserta didik dapat mempraktikkan sikap sportif, jujur, dan pantang menyerah selama kegiatan berlangsung. Melalui kegiatan peringatan HUT RI, peserta didik dapat menceritakan pengalaman ikutserta dalam perlombaan sebagai perwujudan rasa bangga dan cinta tanah air.

3. Alur Tujuan Pembelajaran : 

2.1 Peserta didik mampu mempraktikkan koordinasi gerak dasar (lokomotor/manipulatif) saat mengikuti permainan atau perlombaan tradisional.

2.2 Peserta didik mampu menunjukkan sikap sportif, jujur, pantang menyerah, dan menghargai teman baik saat menang maupun kalah dalam perlombaan.

2.3 Peserta didik mampu mengembangkan sikap kerja sama dan gotong royong saat berpartisipasi dalam perlombaan beregu/kelompok.

4. Materi Pokok : Kegiatan Perlombaan 17 Agustus 

5. Alokasi Waktu : 1x Pertemuan 

6. Model Pembelajaran : Pembelajaran Berbasis Permainan (Game-Based Learning)

7. Media Pembelajaram: Media Pembelajaran: Video edukasi/motivasi kemerdekaan, lagu-lagu nasional, gambar visual jenis perlombaan, serta peralatan lomba tradisional (seperti kerupuk, sendok, kelereng, bendera kecil, dan karung)

8. Apersepsi :

  1. Guru menyapa siswa dengan ceria dan menyanyikan lagu "Hari Merdeka" bersama-sama sambil menepuk tangan.

  2. Guru memberikan pertanyaan pemantik:

    • "Anak-anak sholeh-sholehah, siapa yang tahu bulan ini kita memperingati hari apa?"

    • "Siapa di sini yang pernah ikut lomba 17 Agustus di rumah atau di sekolah? Lomba apa yang paling kalian sukai?"

  3. Guru mengaitkan jawaban siswa dengan materi: "Nah, hari ini kita akan berolahraga dan berlomba bersama teman-teman! Tapi ingat, dalam berlomba yang paling penting bukan hanya menang atau kalah, melainkan bagaimana kita belajar bekerja sama, jujur, dan sportif."


9. Materi: 


 

a. Penjelasan materi ; Kegiatan perlombaan hari kemerdekaan 

b. Vidio Pembelajaran : 


C. Asesmen : 

10. Kesimpulan

Melalui kegiatan Perlombaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus, peserta didik tidak hanya mengekspresikan kegembiraan dalam menyambut HUT RI, tetapi juga belajar dan mempraktikkan nilai-nilai karakter penting seperti kerja sama, sportifitas, kejujuran, dan pantang menyerah.

Selain mengasah keterampilan motorik dan keberanian melalui berbagai permainan tradisional, kegiatan ini menjadi sarana nyata bagi peserta didik untuk menumbuhkan rasa kebersamaan, menghargai sesama teman, serta menanamkan rasa bangga dan cinta tanah air sejak dini.

11. Kesimpulan / Refleksi ( Kesimpulan Proses Pembelajaran) 

 Kendala pada saat pembelajaran :Beberapa murid ada yang merasa kesulitan ketika berlomba 

b. Rencana tindak lanjut : Guru memberikan masukan kepada ananda Sholeh Sholeha 

c. Jumlah murid yang tidak hadir : Alhamdulillah masuk semua 

d. Jumlah murid yang paham dan yang tidak paham : 80% sudah memahami semua 


12. Penutup 

Demikian pembelajaran hari ini semoga bermanfaat dan dapat dipahami Jangan lupa untuk pembelajaraan di hari esok  13 Agustus 2026  kita yaitu pendidikan Pancasila dan bahasa indonesia


Senin, 10 Agustus 2026

Kegiatan Perlombaan Hari Kemerdekan, Selasa 11 Agustus 2026


Terjual Dompet KW SUPER | LEVIS - DUNHILL - HERMES - IMPERIAL HORSE | KASKUS

 A. Identitas Bloger

Hari / Tanggal             : Senin 10 Agustus 2026

Nama Guru                     : Vina Apriyani 

Fase / Kelas                   :  A/ 2 A " Ibrahim" 

Mapel                              : Kegiatan Perlombaan 17 Agustus 

B. Salam Sapaan Kepada Murid 

Assalamualaikum Wr. Wb 

Good Morning My Lovely Students πŸ’“

How Are You Today ??

 Semoga di pagi yang sangat cerah iniπŸ’•πŸ’• alhamdulillah mulai hari " Selasa 11 dan 12 Agustus 2026 semogga kalian sudah siap mengikuti perlombaan yang akan di adakan do SD Al Azhar 3 , yang Sebelum kita memulai pembelajaran, sebaiknya ananda sholeh sholehah semua sudah melaksanakan sholat dhuha secara berjamaah di kelas, setelah melakukan sholat dhuha kita akan lanjut muroja'ah surat-surat pendek ( sesuai jadwal pasword ) ya nak ..

C. Mapel 1 ( Kegiatan Perlombaan ) 

1. Capaian Pembelajaran : Peserta didik mampu menunjukkan sikap kerja sama, sportifitas, dan rasa percaya diri melalui partisipasi aktif dalam berbagai jenis perlombaan memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia, serta memahami nilai-nilai perjuangan, kebersamaan, dan persatuan dalam lingkungan sekolah. 

2. Tujuan Pembelajaran : Melalui partisipasi dalam perlombaan Kemerdekaan, peserta didik dapat menunjukkan sikap kerja sama dan saling menghargai antarteman dengan baik. Melalui permainan tradisional/perlombaan khas 17 Agustus, peserta didik dapat mempraktikkan sikap sportif, jujur, dan pantang menyerah selama kegiatan berlangsung. Melalui kegiatan peringatan HUT RI, peserta didik dapat menceritakan pengalaman ikutserta dalam perlombaan sebagai perwujudan rasa bangga dan cinta tanah air.

3. Alur Tujuan Pembelajaran : 

2.1 Peserta didik mampu mempraktikkan koordinasi gerak dasar (lokomotor/manipulatif) saat mengikuti permainan atau perlombaan tradisional.

2.2 Peserta didik mampu menunjukkan sikap sportif, jujur, pantang menyerah, dan menghargai teman baik saat menang maupun kalah dalam perlombaan.

2.3 Peserta didik mampu mengembangkan sikap kerja sama dan gotong royong saat berpartisipasi dalam perlombaan beregu/kelompok.

4. Materi Pokok : Kegiatan Perlombaan 17 Agustus 

5. Alokasi Waktu : 1x Pertemuan 

6. Model Pembelajaran Pembelajaran Berbasis Permainan (Game-Based Learning)

7. Media Pembelajaram: Media Pembelajaran: Video edukasi/motivasi kemerdekaan, lagu-lagu nasional, gambar visual jenis perlombaan, serta peralatan lomba tradisional (seperti kerupuk, sendok, kelereng, bendera kecil, dan karung)

8. Apersepsi :

  1. Guru menyapa siswa dengan ceria dan menyanyikan lagu "Hari Merdeka" bersama-sama sambil menepuk tangan.

  2. Guru memberikan pertanyaan pemantik:

    • "Anak-anak sholeh-sholehah, siapa yang tahu bulan ini kita memperingati hari apa?"

    • "Siapa di sini yang pernah ikut lomba 17 Agustus di rumah atau di sekolah? Lomba apa yang paling kalian sukai?"

  3. Guru mengaitkan jawaban siswa dengan materi: "Nah, hari ini kita akan berolahraga dan berlomba bersama teman-teman! Tapi ingat, dalam berlomba yang paling penting bukan hanya menang atau kalah, melainkan bagaimana kita belajar bekerja sama, jujur, dan sportif."


9. Materi: 


 

a. Penjelasan materi ; Kegiatan perlombaan hari kemerdekaan 

b. Vidio Pembelajaran : 


C. Asesmen : 

10. Kesimpulan

Melalui kegiatan Perlombaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus, peserta didik tidak hanya mengekspresikan kegembiraan dalam menyambut HUT RI, tetapi juga belajar dan mempraktikkan nilai-nilai karakter penting seperti kerja sama, sportifitas, kejujuran, dan pantang menyerah.

Selain mengasah keterampilan motorik dan keberanian melalui berbagai permainan tradisional, kegiatan ini menjadi sarana nyata bagi peserta didik untuk menumbuhkan rasa kebersamaan, menghargai sesama teman, serta menanamkan rasa bangga dan cinta tanah air sejak dini.

11. Kesimpulan / Refleksi ( Kesimpulan Proses Pembelajaran) 

a. Kendala pada saat pembelajaran :Beberapa murid ada yang merasa kesulitan ketika berlomba 

b. Rencana tindak lanjut : Guru memberikan masukan kepada ananda Sholeh Sholeha 

c. Jumlah murid yang tidak hadir : Alhamdulillah masuk semua 

d. Jumlah murid yang paham dan yang tidak paham : 80% sudah memahami semua 


12. Penutup 

Demikian pembelajaran hari ini semoga bermanfaat dan dapat dipahami Jangan lupa untuk pembelajaraan di hari esok  12 Agustus 2026  kita yaitu Kegiatan perlombaan 17 agustus  


Materi Ajar, Jumat 14 Agustus 2026

 A. Identitas Bloger Nama Guru                     : Vina Apriyani  H ari / Tanggal                 : Kamis 13  Agustus 2026 Fase / Kelas   ...