Minggu, 13 September 2026

Materi Ajar Senin 14 September 2026 - Seni Rupa

 

 Idendtitas

Nama Guru

:

Vina Apriyani

Mata Pelajaran

:

Seni Rupa 

Hari/Tanggal

:

 Senin 14 September 2026

Fase/Kelas

:

A/ 2A " Ibrahim "

Judul Materi

:

  Perbedaan Warna primer dan warna sekunder           

Pertemuan ke -

:

   9 minggu ke 2 


 

Capaian Pembelajaran 

💥 Pancasila

:

Pada akhir Fase  A, Mengenali dan menyebutkan unsur-unsur rupa dalam benda-benda di sekitar / karya seni rupa.

 

Tujuan Pembelajaran

:

·    Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa.


ü Mindfull (Berkesadaran)

:

Peserta didik mengamati berbagai warna di sekitar dengan penuh perhatian. Peserta didik mengenali warna primer dan sekunder, memperhatikan perubahan warna ketika dua warna dicampurkan, serta menyadari bahwa setiap warna memiliki keindahan dan karakter yang berbeda..


ü Meaningfull (Bermakna)

:

Peserta didik menghubungkan warna primer dan sekunder dengan benda yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari, seperti buah, bunga, pakaian, mainan, dan lingkungan sekolah. Peserta didik memahami bahwa warna dapat digunakan untuk membuat gambar menjadi lebih menarik dan menyampaikan suasana.


ü Joyful

(Menyenangkan)

:

Peserta didik belajar melalui permainan tebak warna, mencampurkan warna menggunakan cat, membuat kartu warna, dan menggambar menggunakan warna primer serta sekunder. Kegiatan dilakukan secara berkelompok agar peserta didik aktif, kreatif, dan merasa senang saat bereksperimen dengan warna.


AlurnTujuan Pembelajaran

 

Pengenalan dan Identifikasi Konsep Dasar (Fase Awal)

:

Menyebutkan unsur-unsur rupa dalam karya seni rupa.





 MATERI

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

 الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ

Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.

  • Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah SWT adalah Maha Pencipta. Allah menciptakan alam dengan berbagai keindahan dan warna. Ada langit yang tampak biru, daun yang hijau, bunga yang berwarna-warni, serta buah-buahan dengan berbagai warna. Kita dapat belajar mengenal dan menikmati keindahan warna sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.
  • Al-Musawwir (Maha Membentuk/Maha Memberi Rupa): Allah SWT memberikan bentuk dan keindahan yang berbeda-beda pada setiap ciptaan-Nya. Dalam seni rupa, kita juga dapat menggunakan warna untuk membuat gambar menjadi indah. Kita belajar mengenal warna primer, yaitu merah, kuning, dan biru, serta warna sekunder yang dihasilkan dari pencampuran warna primer.
  • Al-Jamil (Maha Indah): Allah SWT menyukai keindahan. Kita dapat menjaga dan menghargai keindahan ciptaan Allah dengan merawat lingkungan di sekitar kita. Melalui seni, kita dapat membuat karya yang indah dengan menggunakan warna secara kreatif dan tetap menghargai karya teman.

“Jadi, anak-anak, hari ini kita akan belajar bahwa kalimat dapat digunakan untuk menceritakan siapa yang melakukan suatu kegiatan dan siapa atau apa yang dikenai kegiatan tersebut. Mari belajar dengan teliti, santun, dan menyenangkan.” 🌈📚


Perbedaan Warna primer dan warna sekunder 


1. Apa Itu Warna?

Warna adalah unsur seni rupa yang membuat suatu gambar atau benda terlihat lebih indah dan menarik.

Kita dapat menemukan warna di banyak tempat.

Contohnya:

  • 🍎 Apel berwarna merah.
  • 🍌 Pisang berwarna kuning.
  • 🌿 Daun berwarna hijau.
  • ☁️ Langit dapat terlihat biru.
  • 🌸 Bunga memiliki berbagai macam warna.

2. Warna Primer 🎨

Warna primer adalah warna dasar yang tidak dibuat dari campuran warna lain.

Ada 3 warna primer, yaitu:

🔴 Merah
🟡 Kuning
🔵 Biru

Ingat!

🔴 Merah + 🟡 Kuning + 🔵 Biru = Warna Primer


3. Warna Sekunder 🌈

Warna sekunder adalah warna yang dihasilkan dari campuran dua warna primer.

Perhatikan campuran berikut:

Warna Primer+Warna Primer=Warna Sekunder
🔴 Merah+🟡 Kuning=🟠 Jingga/Oranye
🟡 Kuning+🔵 Biru=🟢 Hijau
🔴 Merah+🔵 Biru=🟣 Ungu

Jadi:

🔴 Merah + Kuning = Jingga

🟡 Kuning + Biru = Hijau

🔴 Merah + Biru = Ungu


🌈 4. Perbedaan Warna Primer dan Sekunder

Warna PrimerWarna Sekunder
Merah, kuning, biruJingga, hijau, ungu
Merupakan warna dasarDihasilkan dari campuran dua warna primer
Tidak berasal dari campuran warna lainBerasal dari campuran warna primer

⭐ Cara Mudah Mengingat

Primer = warna dasar
🔴 🟡 🔵

Sekunder = hasil campuran
🟠 🟢 🟣


🧪 5. Percobaan Mencampur Warna

Mari mencoba!

Alat:

  • Cat warna merah
  • Cat warna kuning
  • Cat warna biru
  • Kuas
  • Palet
  • Air
  • Kertas gambar

Langkah:

  1. Siapkan tiga warna primer.
  2. Ambil sedikit cat merah dan kuning.
  3. Campurkan keduanya.
  4. Amati warna yang terbentuk.
  5. Lakukan kembali dengan campuran kuning + biru.
  6. Campurkan merah + biru.
  7. Catat hasilnya.

Hasil:

🔴 + 🟡 → 🟠 Jingga

🟡 + 🔵 → 🟢 Hijau

🔴 + 🔵 → 🟣 Ungu


🎨 6. Kegiatan Kreatif

“Pelangi Warna Saya”

Peserta didik membuat gambar sederhana, misalnya taman bunga.

Ketentuannya:

  • Gunakan minimal 3 warna primer.
  • Gunakan minimal 3 warna sekunder.
  • Warnai gambar dengan rapi.
  • Tuliskan nama warna yang digunakan.

Contoh:
🌹 Merah → primer
🌻 Kuning → primer
🌿 Hijau → sekunder
🦋 Ungu → sekunder
☀️ Jingga → sekunder


✏️ 7. Latihan/ Asesmen 

LKPD Pertemuan 3



🌟 Kesimpulan

Warna primer terdiri dari merah, kuning, dan biru. Warna primer merupakan warna dasar.

Warna sekunder diperoleh dari mencampurkan dua warna primer.

🔴 + 🟡 = 🟠 Jingga
🟡 + 🔵 = 🟢 Hijau
🔴 + 🔵 = 🟣 Ungu

Dengan bermain dan bereksperimen dengan warna, kita dapat belajar bahwa berbagai warna dapat menghasilkan warna baru yang indah. 🎨🌈

Materi Ajar, Senin 14 September 2026 - Bahasa Indonesia

 

 Idendtitas

Nama Guru

:

Vina Apriyani

Mata Pelajaran

:

Bahasa Indonesia 

Hari/Tanggal

:

 Senin 14 September 2026

Fase/Kelas

:

A/ 2A " Ibrahim "

Judul Materi

:

   Kalimat aktif dan pasif              

Pertemuan ke -

:

    9 Minggu ke 3 


 

Capaian Pembelajaran 

💥 Pancasila

:

Pada akhir Fase  A, Membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar; dan memahami isi bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar.

 

Tujuan Pembelajaran

:

·       Membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar


ü Mindfull (Berkesadaran)

:

Peserta didik membaca dengan penuh perhatian dan kesadaran terhadap kata-kata sederhana yang terdapat dalam bacaan atau tayangan. Peserta didik memperhatikan lafal, intonasi, dan tanda baca saat membaca serta menyadari pentingnya membaca dengan tenang dan percaya diri.


ü Meaningfull (Bermakna)

:

Peserta didik menghubungkan kata-kata yang dibaca dengan pengalaman sehari-hari, seperti mengenalkan diri, anggota keluarga, menjaga kesehatan, dan menjaga lingkungan. Dengan demikian, peserta didik memahami bahwa kemampuan membaca membantu mereka memperoleh informasi dan berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari.


ü Joyful

(Menyenangkan)

:

Peserta didik belajar membaca melalui kegiatan yang menyenangkan seperti permainan kartu kata, membaca bergiliran, mencocokkan kata dengan gambar, membaca bersama, dan permainan mencari kata. Kegiatan dilakukan secara interaktif sehingga peserta didik merasa senang, berani, dan percaya diri dalam membaca.


AlurnTujuan Pembelajaran

 

Pengenalan dan Identifikasi Konsep Dasar (Fase Awal)

:

Membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar





 MATERI

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

 الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ

Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.


  • Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah SWT menciptakan manusia dengan kemampuan untuk berpikir, berbicara, dan menulis. Kita dapat menggunakan kemampuan tersebut untuk membuat kalimat yang baik dan mudah dipahami. Dalam kalimat aktif dan pasif, kita belajar bagaimana menceritakan suatu kegiatan dengan tepat.
  • Al-'Alim (Maha Mengetahui): Allah SWT Maha Mengetahui segala sesuatu yang kita lakukan. Oleh karena itu, kita harus menggunakan kemampuan berbahasa dengan baik dan jujur. Misalnya, “Rani membaca buku.” Kalimat tersebut menunjukkan kegiatan yang dilakukan Rani.
  • Ar-Raqib (Maha Mengawasi): Allah SWT selalu mengetahui dan mengawasi perbuatan kita. Karena itu, kita harus membiasakan diri melakukan perbuatan baik dan bertanggung jawab. Kita dapat menceritakannya melalui kalimat, misalnya “Buku dibaca oleh Rani.” Kalimat tersebut merupakan contoh kalimat pasif.

“Jadi, anak-anak, hari ini kita akan belajar bahwa kalimat dapat digunakan untuk menceritakan siapa yang melakukan suatu kegiatan dan siapa atau apa yang dikenai kegiatan tersebut. Mari belajar dengan teliti, santun, dan menyenangkan.” 🌈📚


Kalimat aktif dan pasif       

A. Apa Itu Kalimat?

Kalimat adalah kumpulan kata yang memiliki arti dan digunakan untuk menyampaikan suatu pikiran atau informasi.

Contoh:

  • Ibu memasak nasi.
  • Rina membaca buku.
  • Ayah mencuci sepeda.

B. Kalimat Aktif

Kalimat aktif adalah kalimat yang menunjukkan bahwa seseorang atau sesuatu melakukan suatu kegiatan.

Biasanya, kalimat aktif menggunakan kata kerja yang memiliki awalan me-, tetapi tidak selalu.

Contoh:

  1. Budi membaca buku.
    • Budi = orang yang melakukan kegiatan
    • membaca = kegiatan
    • buku = yang dikenai kegiatan
  2. Ibu memasak nasi.
    • Ibu melakukan kegiatan memasak.
  3. Siti menyiram bunga.
    • Siti melakukan kegiatan menyiram.

🌟 Ciri-ciri kalimat aktif:

  • Ada orang atau benda yang melakukan kegiatan.
  • Biasanya menggunakan kata kerja berawalan me-.
  • Menjelaskan siapa yang melakukan suatu kegiatan.

Contoh kata kerja:

  • membaca
  • menulis
  • memasak
  • menyapu
  • mencuci
  • menyiram
  • membawa
  • menggambar

C. Kalimat Pasif

Kalimat pasif adalah kalimat yang menunjukkan bahwa seseorang atau sesuatu dikenai suatu kegiatan.

Kalimat pasif sering menggunakan kata kerja berawalan di-.

Contoh:

  1. Buku dibaca oleh Budi.
    • Buku = yang dikenai kegiatan
    • dibaca = kegiatan
    • Budi = yang melakukan kegiatan
  2. Nasi dimasak oleh Ibu.
  3. Bunga disiram oleh Siti.
  4. Sepeda dicuci oleh Ayah.

🌟 Ciri-ciri kalimat pasif:

  • Menjelaskan sesuatu yang dikenai kegiatan.
  • Sering menggunakan kata kerja berawalan di-.
  • Sering terdapat kata oleh.

Contoh kata kerja:

  • dibaca
  • ditulis
  • dimasak
  • disapu
  • dicuci
  • disiram
  • dibawa
  • digambar

🔄 D. Perbedaan Kalimat Aktif dan Pasif

Kalimat AktifKalimat Pasif
Ibu memasak nasi.Nasi dimasak oleh Ibu.
Budi membaca buku.Buku dibaca oleh Budi.
Siti menyiram bunga.Bunga disiram oleh Siti.
Ayah mencuci mobil.Mobil dicuci oleh Ayah.
Rani menulis surat.Surat ditulis oleh Rani.

💡 Cara Mudah Mengingat

Aktif → siapa yang melakukan? 👦👧
Pasif → apa yang dikenai kegiatan? 📖🌸

Contoh:

Dina menyapu lantai.
➡️ Dina melakukan kegiatan menyapu.
➡️ Kalimat aktif.

Lantai disapu oleh Dina.
➡️ Lantai dikenai kegiatan menyapu.
➡️ Kalimat pasif.


🎯 E. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

🏠 Di rumah

  • Kakak merapikan tempat tidur.
  • Tempat tidur dirapikan oleh Kakak.

🏫 Di sekolah

  • Siswa membaca buku.
  • Buku dibaca oleh siswa.

🌳 Di lingkungan

  • Rina menanam bunga.
  • Bunga ditanam oleh Rina.

🍎 Tentang kesehatan

  • Ibu mencuci buah.
  • Buah dicuci oleh Ibu.

✏️ F. Latihan Sederhana/ Asesmesn 

A. Pilihan Ganda

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

  1. Rani membaca buku di ruang tamu. Kalimat tersebut termasuk kalimat ....
    • A. pasif
    • B. aktif
    • C. tanya
  2. Kalimat pasif yang tepat adalah ....
    • A. Ibu memasak nasi.
    • B. Ayah mencuci mobil.
    • C. Bola ditendang oleh Budi.
  3. Pada kalimat “Siti menyapu lantai.”, yang melakukan kegiatan adalah ....
    • A. Siti
    • B. lantai
    • C. sapu
  4. “Buku dibaca oleh Dika.” Kalimat tersebut termasuk kalimat ....
    • A. aktif
    • B. pasif
    • C. perintah
  5. Kalimat aktif biasanya menunjukkan bahwa subjek ....
    • A. dikenai tindakan
    • B. melakukan tindakan
    • C. menerima benda
  6. Kalimat berikut yang termasuk kalimat aktif adalah ....
    • A. Kue dimakan oleh Rina.
    • B. Surat ditulis oleh Andi.
    • C. Lina menyiram bunga.
  7. Kalimat “Pintu dibuka oleh Ayah.” dapat diubah menjadi kalimat aktif ....
    • A. Ayah membuka pintu.
    • B. Ayah dibuka pintu.
    • C. Pintu membuka Ayah.
  8. Kalimat aktif dari “Buku itu dibawa oleh Sinta.” adalah ....
    • A. Buku membawa Sinta.
    • B. Sinta membawa buku itu.
    • C. Sinta dibawa buku itu.
  9. Kata yang sering digunakan dalam kalimat pasif adalah ....
    • A. me-
    • B. ber-
    • C. di-
  10. “Adik menendang bola.” Jika diubah menjadi kalimat pasif menjadi ....
  • A. Bola ditendang oleh Adik.
  • B. Adik ditendang bola.
  • C. Bola menendang Adik.

B. Esai

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

  1. Apa yang dimaksud dengan kalimat aktif?
  2. Apa yang dimaksud dengan kalimat pasif?
  3. Ubahlah kalimat aktif berikut menjadi kalimat pasif!
    “Ibu mencuci baju.”
  4. Ubahlah kalimat pasif berikut menjadi kalimat aktif!
    “Bola ditendang oleh Rudi.”
  5. Buatlah 1 kalimat aktif dan 1 kalimat pasif tentang kegiatan di rumah!




🌈 Kesimpulan

Kalimat aktif adalah kalimat yang menunjukkan pelaku melakukan suatu kegiatan.

Contoh: Rani membaca buku.

Kalimat pasif adalah kalimat yang menunjukkan sesuatu dikenai suatu kegiatan.

Contoh: Buku dibaca oleh Rani.

👉 Aktif = melakukan
👉 Pasif = dikenai kegiatan






Materi Ajar Senin 14 September 2026 - Seni Rupa

    Idendtitas Nama Guru : Vina Apriyani Mata Pelajaran : Seni Rupa  Hari/Tanggal :  Senin 14 September 2026 Fase/Kelas : A/ 2A " Ibrah...