Idendtitas
|
Capaian Pembelajaran 💥 Pancasila | : | Pada akhir Fase A, Mengenal bendera negara, lagu kebangsaan, simbol dan sila-sila Pancasila dalam lambang negara Garuda Pancasila dan simbol Pancasila beserta sila-sila Pancasila; menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga. |
Tujuan Pembelajaran | : | · · Menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga. |
ü Mindfull (Berkesadaran) | : | Peserta didik diajak menyadari bahwa keluarga adalah tempat pertama untuk belajar menerapkan nilai-nilai Pancasila. Guru mengajak peserta didik melakukan refleksi sederhana: “Apakah aku sudah membantu orang tua? Apakah aku sudah berbicara sopan kepada anggota keluarga? Apakah aku mau berbagi dengan saudara?” Peserta didik kemudian menyebutkan satu sikap baik yang sudah dilakukan di rumah dan satu sikap yang ingin diperbaiki. |
ü Meaningfull (Bermakna) | : | Peserta didik menghubungkan nilai-nilai Pancasila dengan kehidupan sehari-hari di keluarga, seperti berdoa dan menghormati agama anggota keluarga (sila ke-1), menyayangi dan membantu keluarga (sila ke-2), menjaga kerukunan keluarga (sila ke-3), bermusyawarah saat menentukan kegiatan keluarga (sila ke-4), serta berbagi dan berlaku adil kepada anggota keluarga (sila ke-5). Peserta didik menceritakan pengalaman menerapkan salah satu nilai tersebut di rumah. |
ü Joyful (Menyenangkan) | : | Peserta didik bermain “Kartu Sikap Pancasila”. Guru menyiapkan kartu berisi contoh perilaku di keluarga, misalnya membantu ibu, berbagi makanan dengan saudara, berdoa sebelum makan, meminta maaf, dan bermusyawarah. Secara berkelompok, peserta didik mengambil kartu, menentukan sila yang sesuai, lalu memperagakan perilaku tersebut melalui bermain peran sederhana. Kegiatan diakhiri dengan yel-yel Pancasila bersama. |
AlurnTujuan Pembelajaran |
| |
Pengenalan dan Identifikasi Konsep Dasar (Fase Awal) | : | Menerapkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga. |
MATERI
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
الـحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَـمِيْنَ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الأَنْبِيَاءِ وَالـمُرْسَلِيْنَ ، نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا مُـحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْـمَعِيْنَ ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ ، أَمَّا بَعْدُ
Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin, wassholaatu wassalaamu ‘alaa asyroofil anbiyaa-i wal mursaliin, nabiyyinaa wahabiibinaa muhammadin, wa’ala alihi washahbihi aj’ma’iin,wa mantabi’ahum biihsanin ilaa yaumiddin, Amma ba’du.
- Al-Khaliq (Maha Pencipta): Allah SWT menciptakan manusia sebagai makhluk yang saling membutuhkan dan hidup bersama dalam keluarga. Oleh karena itu, kita harus bersyukur atas keluarga yang Allah SWT berikan dengan cara menyayangi, menghormati, dan membantu anggota keluarga. Contohnya, membantu orang tua membersihkan rumah dan menyayangi saudara.
- Al-'Alim (Maha Mengetahui): Allah SWT Maha Mengetahui segala sesuatu yang kita lakukan, baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat. Oleh karena itu, kita harus membiasakan diri berbuat baik dan menerapkan nilai-nilai Pancasila di dalam keluarga. Misalnya, berkata jujur, menghormati orang tua, berbagi dengan saudara, dan menjaga kerukunan keluarga.
- Ar-Raqib (Maha Mengawasi): Allah SWT Maha Mengawasi setiap perbuatan kita. Karena itu, kita harus selalu berusaha melakukan perbuatan yang baik meskipun tidak ada yang melihat. Di lingkungan keluarga, kita dapat menerapkan nilai Pancasila dengan berdoa, membantu orang tua, menghargai anggota keluarga, bermusyawarah, berbagi, dan berlaku adil.
Keterkaitan dengan Pancasila:
Melalui pemahaman Al-Khaliq, Al-'Alim, dan Ar-Raqib, peserta didik diharapkan menyadari bahwa menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam keluarga merupakan salah satu bentuk rasa syukur kepada Allah SWT, dengan membiasakan diri menjadi anak yang baik, peduli, jujur, bertanggung jawab, dan hidup rukun bersama keluarga.
