
A. Identitas Bloger
Hari / Tanggal : Kamis 13 Agustus 2026
Nama Guru : Vina Apriyani
Fase / Kelas : A/ 2 A " Ibrahim"
B. Salam Sapaan Kepada Murid
Assalamualaikum Wr. Wb
Good Morning My Lovely Students 💓
How Are You Today ??
Semoga di pagi yang sangat cerah ini💕💕 alhamdulillah mulai hari " Kamis 13 Agustus 2026 semogga kalian sudah siap mengikuti kegiatan pembelajaran di kelas, Sebelum kita memulai pembelajaran, sebaiknya ananda sholeh sholehah semua sudah melaksanakan sholat dhuha secara berjamaah di kelas, setelah melakukan sholat dhuha kita akan lanjut muroja'ah surat-surat pendek ( sesuai jadwal pasword ) ya nak ..
C. Mapel 1 ( Matematika )
1. Capaian Pembelajaran : Menunjukkan pemahaman dan memiliki intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 100; membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi (menyusun) dan dekomposisi (mengurai) bilangan; melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan menggunakan benda-benda konkret yang banyaknya sampai 20; dan menunjukkan pemahaman pecahan sebagai bagian dari keseluruhan melalui konteks membagi sebuah benda atau kumpulan benda sama banyak (pecahan yang diperkenalkan adalah setengah dan seperempat).
Mapel 1 ( Pendidikan Anti Korupsi) : mengenal, memahami, dan membiasakan perilaku jujur serta disiplin dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, rumah, maupun tempat bermain. Peserta didik dapat menunjukkan kebiasaan berkata/bertindak benar tanpa takut, mematuhi aturan kelas/sekolah secara konsisten, serta tepat waktu dalam mengumpulkan tugas atau menjalankan kewajiban.
2. Tujuan Pembelajaran ( Matematika ) : Membandingkan dan mengurutkan bilangan
Tujuan Pembelajaran ( Pendidikan Anti Korupsi ) menceritakan pengalaman pribadi ketika bertindak jujur (seperti berkata benar atau mengembalikan barang temuan) tanpa rasa takut.
3. Alur Tujuan Pembelajaran :
💫( Pendidikan Anti Korupsi ) Peserta didik mampu mengidentifikasi contoh perilaku jujur dan tidak jujur dalam kehidupan sehari-hari melalui cerita, gambar, atau aktivitas kelas.
💫 ( Matematika) Membandingkan dan mengurutkan bilangan
4. Materi Pokok :
|
·
Membandingkan bilangan (>,
<, =) |
5. Alokasi Waktu : 1x Pertemuan
6. Model Pembelajaran :Problem Based Learning (PBL)
7. Media Pembelajaram: Media Pembelajaran:
💫Buku Cerita Bergambar / Komik Strip dan vidoa pembelajaran
💫Vidio pembelajaran, Pensil/ stik eskrim/ sedotan
8. Apersepsi :
Guru mengajak peserta didik mengamati gambar yang menunjukkan dua kelompok benda dengan jumlah yang berbeda maupun sama, misalnya:
· Kelompok A: 🍎🍎🍎🍎🍎🍎 (6 apel)
· Kelompok B: 🍎🍎🍎🍎 (4 apel)
Anak-anak, Allah Swt. telah menganugerahkan akal kepada manusia agar kita dapat memahami bilangan dan menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam kehidupan kita, bilangan sering digunakan untuk menghitung, membandingkan, dan mengurutkan jumlah benda sehingga kita dapat mengetahui mana yang lebih banyak, lebih sedikit, atau sama banyak dengan mudah dan teratur.
Misalnya, Andi memiliki 18 pensil, sedangkan Budi memiliki 15 pensil. Karena jumlah pensil Andi lebih banyak, maka kita dapat menuliskan 18 > 15. Jika Siti memiliki 20 buku dan Rina juga memiliki 20 buku, maka kita menuliskan 20 = 20 karena jumlahnya sama. Sebaliknya, jika Dina memiliki 12 apel dan Rafi memiliki 16 apel, maka dituliskan 12 < 16 karena 12 lebih sedikit daripada 16.
Melalui pembelajaran membandingkan dan mengurutkan bilangan, kita belajar menggunakan tanda > (lebih besar dari), < (lebih kecil dari), dan = (sama dengan) dengan benar. Kita juga belajar mengurutkan bilangan dari yang terkecil ke terbesar maupun dari yang terbesar ke terkecil. Kemampuan ini membantu kita dalam kehidupan sehari-hari, seperti membandingkan jumlah buku, pensil, buah, atau benda lainnya. Dengan demikian, kita dapat menggunakan ilmu yang Allah Swt. berikan dengan teliti, jujur, dan penuh rasa syukur.
Pertanyaan: (penalaran kritis)
· Mengapa kita menggunakan tanda >, <, atau = saat membandingkan dua bilangan?
· Mengapa kita menggunakan tanda >, <, atau = saat membandingkan dua bilangan?
Mengapa penting membandingkan dan mengurutkan bilangan dalam kehidupan sehari-hari? Berikan contohnya. Orientasi Masalah
Pendidikan Anti Korupsi :
Guru memulai pembelajaran dengan menceritakan kisah singkat selama 2–3 menit menggunakan boneka tangan atau gambar visual.
"Anak-anak, hari ini Ibu/Bapak punya cerita tentang Beni. Saat sedang mewarnai di kelas, Beni melihat ada pensil warna merah di bawah mejanya. Padahal, Beni tidak punya pensil warna merah. Beni tahu itu pasti punya temannya yang jatuh."
Pertanyaan Pemantik ke Siswa:
"Nah, menurut kalian, apa yang sebaiknya dilakukan Beni?"
"Kalau Beni mengembalikan pensil warna itu ke pemiliknya, Beni termasuk anak yang seperti apa, ya?"
Penghubung ke Materi:
"Pintar sekali! Beni adalah contoh anak yang jujur. Hari ini kita akan belajar bersama tentang Perilaku Jujur, mengapa kita harus menjadi anak yang jujur, dan apa manfaatnya bagi kita!"
9. Materi:
a. Penjelasan materi ;
1. Membandingkan Bilangan
Membandingkan bilangan artinya menentukan mana bilangan yang lebih besar, lebih kecil, atau sama banyak.
A. Mengenal Simbol Perbandingan
> artinya Lebih dari / Lebih besar dari
(Tips ingat: Bayangkan mulut buaya terbuka ke arah bilangan yang lebih besar!)
< artinya Kurang dari / Lebih kecil dari
= artinya Sama dengan (Jumlahnya sama banyak)
B. Cara Membandingkan Bilangan 2 Angka
Lihat Angka Puluhannya terlebih dahulu.
Jika puluhannya beda, bilangan dengan puluhan lebih besar adalah yang lebih besar.
Contoh: 35 dan 28
Puluhan 35 adalah 3 (30)
Puluhan 28 adalah 2 (20)
Karena 3 lebih besar dari 2, maka $35 > 28$ (35 lebih besar dari 28).
Jika Puluhannya Sama, lihat Angka Satuannya.
Contoh: 42 dan 47
Puluhannya sama-sama 4 (40).
Lihat satuannya: 2 dan 7.
Karena 2 lebih kecil dari 7, maka $42 < 47$ (42 lebih kecil dari 47).
Jika Puluhan dan Satuan Sama Banyak:
Contoh: 50 dan 50 $\rightarrow$ $50 = 50$
2. Mengurutkan Bilangan
Mengurutkan bilangan artinya menyusun deretan angka agar berurutan dengan benar. Ada dua cara mengurutkan bilangan:
A. Mengurutkan dari yang Terkecil ke Terbesar
Cari bilangan yang nilainya paling kecil terlebih dahulu, lalu susun ke yang lebih besar.
Contoh Angka:
25, 12, 38, 19Langkah:
Perhatikan puluhannya: 2, 1, 3, 1
Yang terkecil adalah puluhan 1 (12 dan 19) $\rightarrow$ 12 lebih kecil dari 19.
Berikutnya puluhan 2 (25), lalu puluhan 3 (38).
Urutan Terkecil ke Terbesar:
12, 19, 25, 38
B. Mengurutkan dari yang Terbesar ke Terkecil
Cari bilangan yang nilainya paling besar terlebih dahulu, lalu susun turun ke yang lebih kecil.
Contoh Angka:
45, 15, 50, 32Langkah:
Perhatikan puluhannya: 4, 1, 5, 3
Puluhan terbesar adalah 5 (50).
Urutkan sisanya dari yang besar: 4 (45), 3 (32), lalu 1 (15).
Urutan Terbesar ke Terkecil:
50, 45, 32, 15
C. Asesmen : ( Mtematika )
10. Kesimpulan
( Matematika ) Peserta didik menyimpulkan bahwa:
·
Simbol
> digunakan untuk bilangan yang lebih besar, < untuk
bilangan yang lebih kecil, dan = untuk bilangan yang sama.
·
Hasil
perbandingan ditentukan berdasarkan jumlah benda atau nilai bilangan
·
Gambar
benda konkret membantu memudahkan dalam membandingkan bilangan sebelum ditulis
dalam bentuk simbol.
Membandingkan bilangan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, seperti membandingkan jumlah benda, barang, atau hasil hitungan.
(Pendidikan Anti Korupsi )
Inti Nilai Kejujuran:Perilaku jujur adalah berkata dan bertindak sesuai dengan kenyataan/kebenaran, seperti tidak berbohong, mengakui kesalahan, serta tidak mengambil barang yang bukan milik kita.
Penerapan Sehari-hari:Anak jujur selalu berani mengembalikan barang temuan kepada pemiliknya atau kepada guru, tidak menyontek saat mengerjakan tugas, dan bersedia meminta maaf jika berbuat salah.
Manfaat Berperilaku Jujur:Menjadi anak jujur akan membuat hati merasa tenang, dipercaya oleh orang tua dan guru, serta disukai oleh banyak teman.
11. Kesimpulan / Refleksi ( Kesimpulan Proses Pembelajaran)
a. Kendala pada saat pembelajaran :
b. Rencana tindak lanjut :
c. Jumlah murid yang tidak hadir :
d. Jumlah murid yang paham dan yang tidak paham :
12. Penutup
Demikian pembelajaran hari ini semoga bermanfaat dan dapat dipahami Jangan lupa untuk pembelajaraan di hari esok 14 Agustus 2026 kita yaitu Pembelajaran Kongkulikuler

Tidak ada komentar:
Posting Komentar