Selasa, 11 Agustus 2026

Kegiatan Perlombaan Peringatan HUT RI Ke- 81

 Terjual Dompet KW SUPER | LEVIS - DUNHILL - HERMES - IMPERIAL HORSE | KASKUS

 A. Identitas Bloger

Hari / Tanggal             : Rabu 12  Agustus 2026

Nama Guru                     : Vina Apriyani 

Fase / Kelas                   :  A/ 2 A " Ibrahim" 

Mapel                              : Kegiatan Perlombaan 17 Agustus 

B. Salam Sapaan Kepada Murid 

Assalamualaikum Wr. Wb 

Good Morning My Lovely Students 💓

How Are You Today ??

 Semoga di pagi yang sangat cerah ini💕💕 alhamdulillah mulai hari " Selasa 11 dan 12 Agustus 2026 semogga kalian sudah siap mengikuti perlombaan yang akan di adakan do SD Al Azhar 3 , yang Sebelum kita memulai pembelajaran, sebaiknya ananda sholeh sholehah semua sudah melaksanakan sholat dhuha secara berjamaah di kelas, setelah melakukan sholat dhuha kita akan lanjut muroja'ah surat-surat pendek ( sesuai jadwal pasword ) ya nak ..

C. Mapel 1 ( Kegiatan Perlombaan ) 

1. Capaian Pembelajaran : Peserta didik mampu menunjukkan sikap kerja sama, sportifitas, dan rasa percaya diri melalui partisipasi aktif dalam berbagai jenis perlombaan memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia, serta memahami nilai-nilai perjuangan, kebersamaan, dan persatuan dalam lingkungan sekolah. 

2. Tujuan Pembelajaran : Melalui partisipasi dalam perlombaan Kemerdekaan, peserta didik dapat menunjukkan sikap kerja sama dan saling menghargai antarteman dengan baik. Melalui permainan tradisional/perlombaan khas 17 Agustus, peserta didik dapat mempraktikkan sikap sportif, jujur, dan pantang menyerah selama kegiatan berlangsung. Melalui kegiatan peringatan HUT RI, peserta didik dapat menceritakan pengalaman ikutserta dalam perlombaan sebagai perwujudan rasa bangga dan cinta tanah air.

3. Alur Tujuan Pembelajaran : 

2.1 Peserta didik mampu mempraktikkan koordinasi gerak dasar (lokomotor/manipulatif) saat mengikuti permainan atau perlombaan tradisional.

2.2 Peserta didik mampu menunjukkan sikap sportif, jujur, pantang menyerah, dan menghargai teman baik saat menang maupun kalah dalam perlombaan.

2.3 Peserta didik mampu mengembangkan sikap kerja sama dan gotong royong saat berpartisipasi dalam perlombaan beregu/kelompok.

4. Materi Pokok : Kegiatan Perlombaan 17 Agustus 

5. Alokasi Waktu : 1x Pertemuan 

6. Model Pembelajaran : Pembelajaran Berbasis Permainan (Game-Based Learning)

7. Media Pembelajaram: Media Pembelajaran: Video edukasi/motivasi kemerdekaan, lagu-lagu nasional, gambar visual jenis perlombaan, serta peralatan lomba tradisional (seperti kerupuk, sendok, kelereng, bendera kecil, dan karung)

8. Apersepsi :

  1. Guru menyapa siswa dengan ceria dan menyanyikan lagu "Hari Merdeka" bersama-sama sambil menepuk tangan.

  2. Guru memberikan pertanyaan pemantik:

    • "Anak-anak sholeh-sholehah, siapa yang tahu bulan ini kita memperingati hari apa?"

    • "Siapa di sini yang pernah ikut lomba 17 Agustus di rumah atau di sekolah? Lomba apa yang paling kalian sukai?"

  3. Guru mengaitkan jawaban siswa dengan materi: "Nah, hari ini kita akan berolahraga dan berlomba bersama teman-teman! Tapi ingat, dalam berlomba yang paling penting bukan hanya menang atau kalah, melainkan bagaimana kita belajar bekerja sama, jujur, dan sportif."


9. Materi: 


 

a. Penjelasan materi ; Kegiatan perlombaan hari kemerdekaan 

b. Vidio Pembelajaran : 


C. Asesmen : 

10. Kesimpulan

Melalui kegiatan Perlombaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus, peserta didik tidak hanya mengekspresikan kegembiraan dalam menyambut HUT RI, tetapi juga belajar dan mempraktikkan nilai-nilai karakter penting seperti kerja sama, sportifitas, kejujuran, dan pantang menyerah.

Selain mengasah keterampilan motorik dan keberanian melalui berbagai permainan tradisional, kegiatan ini menjadi sarana nyata bagi peserta didik untuk menumbuhkan rasa kebersamaan, menghargai sesama teman, serta menanamkan rasa bangga dan cinta tanah air sejak dini.

11. Kesimpulan / Refleksi ( Kesimpulan Proses Pembelajaran) 

 Kendala pada saat pembelajaran :Beberapa murid ada yang merasa kesulitan ketika berlomba 

b. Rencana tindak lanjut : Guru memberikan masukan kepada ananda Sholeh Sholeha 

c. Jumlah murid yang tidak hadir : Alhamdulillah masuk semua 

d. Jumlah murid yang paham dan yang tidak paham : 80% sudah memahami semua 


12. Penutup 

Demikian pembelajaran hari ini semoga bermanfaat dan dapat dipahami Jangan lupa untuk pembelajaraan di hari esok  13 Agustus 2026  kita yaitu pendidikan Pancasila dan bahasa indonesia


Senin, 10 Agustus 2026

Kegiatan Perlombaan Hari Kemerdekan, Selasa 11 Agustus 2026


Terjual Dompet KW SUPER | LEVIS - DUNHILL - HERMES - IMPERIAL HORSE | KASKUS

 A. Identitas Bloger

Hari / Tanggal             : Senin 10 Agustus 2026

Nama Guru                     : Vina Apriyani 

Fase / Kelas                   :  A/ 2 A " Ibrahim" 

Mapel                              : Kegiatan Perlombaan 17 Agustus 

B. Salam Sapaan Kepada Murid 

Assalamualaikum Wr. Wb 

Good Morning My Lovely Students 💓

How Are You Today ??

 Semoga di pagi yang sangat cerah ini💕💕 alhamdulillah mulai hari " Selasa 11 dan 12 Agustus 2026 semogga kalian sudah siap mengikuti perlombaan yang akan di adakan do SD Al Azhar 3 , yang Sebelum kita memulai pembelajaran, sebaiknya ananda sholeh sholehah semua sudah melaksanakan sholat dhuha secara berjamaah di kelas, setelah melakukan sholat dhuha kita akan lanjut muroja'ah surat-surat pendek ( sesuai jadwal pasword ) ya nak ..

C. Mapel 1 ( Kegiatan Perlombaan ) 

1. Capaian Pembelajaran : Peserta didik mampu menunjukkan sikap kerja sama, sportifitas, dan rasa percaya diri melalui partisipasi aktif dalam berbagai jenis perlombaan memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia, serta memahami nilai-nilai perjuangan, kebersamaan, dan persatuan dalam lingkungan sekolah. 

2. Tujuan Pembelajaran : Melalui partisipasi dalam perlombaan Kemerdekaan, peserta didik dapat menunjukkan sikap kerja sama dan saling menghargai antarteman dengan baik. Melalui permainan tradisional/perlombaan khas 17 Agustus, peserta didik dapat mempraktikkan sikap sportif, jujur, dan pantang menyerah selama kegiatan berlangsung. Melalui kegiatan peringatan HUT RI, peserta didik dapat menceritakan pengalaman ikutserta dalam perlombaan sebagai perwujudan rasa bangga dan cinta tanah air.

3. Alur Tujuan Pembelajaran : 

2.1 Peserta didik mampu mempraktikkan koordinasi gerak dasar (lokomotor/manipulatif) saat mengikuti permainan atau perlombaan tradisional.

2.2 Peserta didik mampu menunjukkan sikap sportif, jujur, pantang menyerah, dan menghargai teman baik saat menang maupun kalah dalam perlombaan.

2.3 Peserta didik mampu mengembangkan sikap kerja sama dan gotong royong saat berpartisipasi dalam perlombaan beregu/kelompok.

4. Materi Pokok : Kegiatan Perlombaan 17 Agustus 

5. Alokasi Waktu : 1x Pertemuan 

6. Model Pembelajaran Pembelajaran Berbasis Permainan (Game-Based Learning)

7. Media Pembelajaram: Media Pembelajaran: Video edukasi/motivasi kemerdekaan, lagu-lagu nasional, gambar visual jenis perlombaan, serta peralatan lomba tradisional (seperti kerupuk, sendok, kelereng, bendera kecil, dan karung)

8. Apersepsi :

  1. Guru menyapa siswa dengan ceria dan menyanyikan lagu "Hari Merdeka" bersama-sama sambil menepuk tangan.

  2. Guru memberikan pertanyaan pemantik:

    • "Anak-anak sholeh-sholehah, siapa yang tahu bulan ini kita memperingati hari apa?"

    • "Siapa di sini yang pernah ikut lomba 17 Agustus di rumah atau di sekolah? Lomba apa yang paling kalian sukai?"

  3. Guru mengaitkan jawaban siswa dengan materi: "Nah, hari ini kita akan berolahraga dan berlomba bersama teman-teman! Tapi ingat, dalam berlomba yang paling penting bukan hanya menang atau kalah, melainkan bagaimana kita belajar bekerja sama, jujur, dan sportif."


9. Materi: 


 

a. Penjelasan materi ; Kegiatan perlombaan hari kemerdekaan 

b. Vidio Pembelajaran : 


C. Asesmen : 

10. Kesimpulan

Melalui kegiatan Perlombaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus, peserta didik tidak hanya mengekspresikan kegembiraan dalam menyambut HUT RI, tetapi juga belajar dan mempraktikkan nilai-nilai karakter penting seperti kerja sama, sportifitas, kejujuran, dan pantang menyerah.

Selain mengasah keterampilan motorik dan keberanian melalui berbagai permainan tradisional, kegiatan ini menjadi sarana nyata bagi peserta didik untuk menumbuhkan rasa kebersamaan, menghargai sesama teman, serta menanamkan rasa bangga dan cinta tanah air sejak dini.

11. Kesimpulan / Refleksi ( Kesimpulan Proses Pembelajaran) 

a. Kendala pada saat pembelajaran :Beberapa murid ada yang merasa kesulitan ketika berlomba 

b. Rencana tindak lanjut : Guru memberikan masukan kepada ananda Sholeh Sholeha 

c. Jumlah murid yang tidak hadir : Alhamdulillah masuk semua 

d. Jumlah murid yang paham dan yang tidak paham : 80% sudah memahami semua 


12. Penutup 

Demikian pembelajaran hari ini semoga bermanfaat dan dapat dipahami Jangan lupa untuk pembelajaraan di hari esok  12 Agustus 2026  kita yaitu Kegiatan perlombaan 17 agustus  


Minggu, 09 Agustus 2026

Materi Ajar, Senin 10 Agustus 2026

 Terjual Dompet KW SUPER | LEVIS - DUNHILL - HERMES - IMPERIAL HORSE | KASKUS

Identitas                       : Vina Apriyani 

Mapel                          :  Bahasa Indonesia Dan Seni Rupa 

Hari / Tanggal             : Senin 10 Agustus 2026

Kelas                            :  1 A

Alokasi Waktu             : 1 x Pertemuan

Materi                             :     Kata tanya dan kalimat tanya ( Bahasa Indonesia )
                                             Eksplorasi Garis  ( Sbdp) 

Metode Pembelajaran :  Discovery Learning n: (( Bahasa Indonesia )  
                                          ( P.Pancasila ) 

💥Tujuan Pembelajaran (TP) Bahasa Indoneisa 

Peserta didik mampu membaca kata-kata sederhana dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa tentang diri, keluarga, kesehatan, dan/atau lingkungan sekitar, serta mampu menemukan informasi dari bacaan tentang perasaan.

 ðŸ’¥Tujuan Pembelajaran sbdp 

·mengenal dan mengeksplorasi berbagai jenis garis (lurus, lengkung, zig-zag, bergelombang, dan putus-putus),

·  menemukan unsur-unsur rupa pada benda-benda di lingkungan sekolah,

·  menyebutkan unsur-unsur rupa yang terdapat pada benda-benda di sekitar,

·  membuat proyek sederhana berupa Poster Berburu Garis sebagai hasil pengamatan lingkungan 

2.  Materi ajar

Let's Check This Video 

Bahasa indonesia 

Kata tanya dan kalimat tanya



💫Bahasa Indonesia 

Kalimat tanya adalah kalimat yang digunakan untuk menanyakan sesuatu kepada orang lain agar kita mendapatkan jawaban atau informasi.

Ciri-ciri Kalimat Tanya:

  • Selalu diawali dengan kata tanya.

  • Selalu diakhiri dengan tanda tanya (?).

  • Menggunakan intonasi (nada suara) naik di akhir kalimat saat diucapkan.


2. Macam-Macam Kata Tanya dan Penggunaannya

Ada beberapa kata tanya utama yang sering kita gunakan sehari-hari:

Let's Check This Video 

Sbdp

Eksplorasi garis 

💫sbdp 

👉 Garis adalah goresan yang dibuat menggunakan pensil, spidol, krayon, atau alat gambar lainnya. Garis merupakan unsur dasar dalam seni rupa yang dapat membentuk gambar, pola, dan hiasan.

Contoh benda di sekitar yang memiliki garis:

  • Tiang bendera → garis lurus.
  • Jalan berkelok → garis lengkung.
  • Petir → garis zigzag.
  • Ombak laut → garis bergelombang 
Jenis GarisContoh BentukContoh di Sekitar
Garis lurus mendatar─────Meja, rak buku
Garis lurus tegakTiang, pohon
Garis miring/ atau \Atap rumah
Garis lengkung) (Pelangi, bulan
Garis bergelombang~~~~~Ombak air
Garis zigzag///\Petir

Garis putus-putus- - - -Marka jalan

Amatilah benda-benda berikut.

  • 📖 Buku → banyak garis lurus.
  • 🌳 Pohon → batang lurus, ranting melengkung.
  • 🌈 Pelangi → garis lengkung.
  • 🌊 Ombak → garis bergelombang.
  • ⚡ Petir → garis zigzag.

4. Contoh Soal

  1. Tuliskan 2 ciri-ciri utama dari kalimat tanya!

  2. Buatlah 1 contoh kalimat tanya menggunakan kata tanya "Di mana"!

  3. Tulislah kata tanya yang tepat untuk menanyakan alasan atau sebab suatu peristiwa terjadi!

  4. Ubah kalimat berita berikut menjadi kalimat tanya menggunakan kata "Siapa":

    Ibu membeli sayur di pasar.

  5. Jelaskan kegunaan kata tanya "Berapa" dan berikan contoh kalimatnya!



🔑 Kunci Jawaban dan Pembahasan

  1. Ciri-ciri kalimat tanya:

    • Diawali dengan kata tanya (seperti: apa, siapa, di mana, dll.).

    • Diakhiri dengan tanda tanya (?).

  2. Contoh kalimat tanya "Di mana":

    • Di mana kamu membeli buku itu? (atau variasi jawaban lain yang menanyakan tempat dan menggunakan tanda tanya)

  3. Kata tanya untuk menanyakan alasan:

    • Kata tanya "Mengapa".

  4. Perubahan menjadi kalimat tanya:

    • Siapa yang membeli sayur di pasar?

  5. Kegunaan kata tanya "Berapa":

    • Digunakan untuk menanyakan jumlah atau harga.

    • Contoh: Berapa harga pensil warna ini?

5.  Asesmesn 

💫 Seni Rupa 

Berisi:

·  hasil pengamatan lingkungan,

·  gambar atau foto benda yang diamati,

·  jenis garis yang ditemukan,

·  minimal tiga unsur rupa pada setiap benda.





💫Bahasa Indonesia 


Kesimpulan 

Kalimat tanya adalah kalimat yang digunakan untuk meminta informasi, penjelasan, atau ketegasan mengenai suatu hal dari orang lain. Ciri utamanya diawali dengan kata tanya, menggunakan intonasi naik di akhir kalimat, dan diakhiri dengan tanda baca tanya (?). Dan Garis adalah unsur seni rupa paling dasar yang terbentuk dari rangkaian titik-titik yang berderet secara berkesinambungan. Eksplorasi garis merupakan kegiatan mencoba, menggabungkan, dan mengolah berbagai jenis garis untuk menciptakan bentuk, kesan, serta ekspresi seni tertentu.

Refleksi 
Pada pembelajaran  Kongkulikuler  07  Agustus 2026  peserta didik sebagian besar sudah dapat menyebutkan  dan memahami cerita rakyat lampung  kaerna  cerita rakyat Lampung—seperti kisah Ratu Ali, Si Pahit Lidah (Serunting Sakti), Si Pahit Lidah dan Si Mata Empat, hingga legenda Buaya Putih—memberikan sudut pandang mendalam tentang nilai budaya, moral, dan karakter masyarakat Lampung.

8 . Penutup 

Demikian pembelajaran hari ini semoga bermanfaat dan dapat dipahami Jangan lupa untuk pembelajaraan di hari esok  11  Agustus 2026  kita yaitu P. Pancasila dan Bahasa Indonesia 


Kamis, 06 Agustus 2026

Materi Ajar, Jumat 07 Agustus 2026

 Terjual Dompet KW SUPER | LEVIS - DUNHILL - HERMES - IMPERIAL HORSE | KASKUS

Identitas                       : Vina Apriyani 

Mapel                          :  Kongkulikuler 

Hari / Tanggal             : Jumat 07 Agustus  2026 

Kelas                            :  1 A

Alokasi Waktu             : 1 x Pertemuan

Materi                             :   Cerita Rakyat Lampung
                                        
Metode Pembelajaran :  Problem Based Learning (PBL)

💥Tujuan Pembelajaran Kongkulikuler 

  1. Mengidentifikasi cerita rakyat  Lampung. 

2.  Materi ajar 

💫Kongkulikuler  

Let's Check This Video 

Cerita Rakyat Lampung 



Cerita rakyat adalah kisah atau dongeng yang tumbuh, berkembang, dan diturunkan secara lisan dari satu generasi ke generasi berikutnya dalam suatu masyarakat atau daerah tertentu. Karena disampaikan secara lisan, sebagian besar cerita rakyat bersifat anonim (tidak diketahui nama penciptanya).

Secara garis besar, cerita rakyat terbagi menjadi tiga jenis utama:

  1. Mitos (Mite): Cerita yang dianggap benar-benar terjadi oleh masyarakat pemiliknya, bersuasana sakral/gaib, dan biasanya melibatkan dewa, roh halus, atau kekuatan supranatural.

    • Contoh: Cerita Nyi Roro Kidul, Dewi Sri.

  2. Legenda: Cerita rakyat yang dihubungkan dengan sejarah lokal atau asal-usul terbentuknya suatu tempat, benda, atau tradisi.

    • Contoh: Asal-usul Danau Toba, Tangkuban Perahu, Malin Kundang.

  3. Dongeng: Cerita fiktif/rekaan yang tidak terikat waktu dan tempat, bertujuan murni untuk menghibur atau menyampaikan nasihat moral. Dongeng terbagi lagi menjadi fabel (tokoh hewan), jenaka (cerita lucu/konyol), dan cerita hiburan.

    • Contoh: Kancil dan Buaya, Si Pahit Lidah, Bawang Merah Bawang Putih.

Fungsi Utama Cerita Rakyat:

  • Pendidikan Moral: Menyampaikan pesan baik-buruk, budi pekerti, dan norma sosial kepada anak-anak/generasi muda.

  • Hiburan: Menjadi sarana rekreasi bagi masyarakat pendukungnya.

  • Pelestarian Budaya: Menjaga identitas, sejarah, serta tradisi luhur suatu daerah.

5.  Aktivitas Kongkulikuler 

Diagnostik Kognitif 1

1. Nama asli dari Si Pahit Lidah adalah ...

2. Apapun yang diucapkan oleh Si Pahit Lidah bisa berubah menjadi 

3. Pesan moral dari cerita Si Pahit Lidah adalah kita harus berkata yang ...

6. Kesimpulan 
Cerita rakyat Lampung mengajarkan kita untuk selalu berbuat baik. Dari cerita Si Pahit Lidah, kita belajar bahwa mulut dan ucapan kita harus dijaga. Kita harus selalu berbicara yang sopan, jujur, dan tidak boleh mendoakan hal yang buruk kepada orang lain.

7. Refleksi 
pada pembelajaran matematika dan pendidikan antikorupsi dapat di refleksikan dalam pembelajar Matematika melatih siswa untuk berpikir tepat, teliti, dan benar sesuai data (tidak asal-asalan), sedangkan Pendidikan Anti Korupsi membentuk karakter siswa untuk selalu lurus, jujur, dan bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukan.

8. Penutup .

Demikian pembelajaran hari ini semoga bermanfaat dan dapat dipahami Jangan lupa untuk pembelajaraan di hari esok   10 Agustus 2026  kita yaitu p.Seni Rupa dan B.Indonesia . 


Rabu, 05 Agustus 2026

Materi Ajar, Kamis 06 Agustus 2026

 Terjual Dompet KW SUPER | LEVIS - DUNHILL - HERMES - IMPERIAL HORSE | KASKUS

Identitas                       : Vina Apriyani 

Mapel                          :  Matematika  Dan  Pendidikan Anti Korupsi 

Hari / Tanggal             : Kamis 06 Agustus 2026 

Kelas                            :  1 A

Alokasi Waktu             : 1 x Pertemuan

Materi                             :    Lambang bilangan sampai 100 (Matematika )
                                             Aku anak jujur ( Pendidikan Anti Korupsi )


                                        
Metode Pembelajaran :  Problem Based Learning (PBL)  

💥Tujuan Pembelajaran (TP) Matematika 

Membaca dan menulis lambang bilangan sampaI 100 

💥Tujuan Pembelajaran (TP) Pendidikan Anti Korupsi 

Menjelaskan pengertian jujur dengan kata-kata sendiri.

2.  Materi ajar 

💫Matematika 

Let's Check This Video 

Membaca dan menulis lambang bilangan sampaI 100 



  • 1. Perbedaan Lambang Bilangan dan Nama Bilangan

    • Lambang Bilangan: Ditulis menggunakan angka.

    • Nama Bilangan: Ditulis menggunakan huruf.

    Contoh:

    • Lambang bilangan: 25

    • Nama bilangan: dua puluh lima


    2. Membaca dan Menulis Bilangan (11 - 100)

    a. Bilangan Belasan (11 - 19)

    • 11 = sebelas

    • 12 = dua belas

    • 15 = lima belas

    • 19 = sembilan belas

    b. Bilangan Puluhan Utuh (20, 30, 40, ... 100)

    • 20 = dua puluh

    • 50 = lima puluh

    • 100 = seratus

    c. Bilangan Dua Angka Kombinasi

    • 34 = tiga puluh empat

    • 67 = enam puluh tujuh

    • 82 = delapan puluh dua


    3. Nilai Tempat (Puluhan dan Satuan)

    Setiap angka pada bilangan 2 angka memiliki nilai tempat berdasarkan posisinya:

    • Angka di sebelah kiri bernilai Puluhan.

    • Angka di sebelah kanan bernilai Satuan.

    Contoh Pembedahan Nilai Tempat:

    1. Bilangan 43

      • 4 menempati nilai tempat puluhan (nilainya 40)

      • 3 menempati nilai tempat satuan (nilainya 3)

      • Bentuk Panjang: $43 = 4\text{ puluhan} + 3\text{ satuan} = 40 + 3$

    2. Bilangan 70

      • 7 menempati nilai tempat puluhan (nilainya 70)

      • 0 menempati nilai tempat satuan (nilainya 0)

      • Bentuk Panjang: $70 = 7\text{ puluhan} + 0\text{ satuan} = 70 + 0$

💫Pendidikan Anti Korupsi 

Let's Check This Video 

Aku Anak Jujur


Jujur adalah berkata dan bertindak sesuai dengan kenyataan.

Anak yang jujur:

  • Mengatakan yang sebenarnya.
  • Tidak berbohong.
  • Tidak mengambil barang milik orang lain.
  • Mengakui kesalahan yang dilakukan.
  • Tidak menyontek saat mengerjakan tugas atau ulangan.

Slogan:

"Kejujuran adalah kebiasaan baik yang membuat kita dipercaya."


Mengapa Kita Harus Jujur?

Orang yang jujur akan:

  • Disayang Allah Swt.
  • Dipercaya oleh guru, orang tua, dan teman.
  • Memiliki banyak teman.
  • Hatinya merasa tenang.
  • Menjadi anak yang bertanggung jawab.

Contoh Perilaku Jujur

Di Rumah

  • Mengatakan yang sebenarnya kepada orang tua.
  • Mengakui jika memecahkan gelas.
  • Mengembalikan uang kembalian kepada ibu.

Di Sekolah

  • Tidak menyontek saat ulangan.
  • Mengerjakan tugas sendiri.
  • Mengembalikan barang teman yang ditemukan.
  • Mengakui jika lupa mengerjakan PR.

Di Lingkungan

  • Bermain dengan sportif.
  • Tidak mengambil barang yang bukan miliknya.
  • Berkata jujur kepada tetangga dan teman.
4. Contoh Soal

Soal 1

Tulislah nama bilangan dari lambang bilangan berikut:

a. 48

b. 95

Jawaban:

a. empat puluh delapan

b. sembilan puluh lima


Soal 2

Tulislah lambang bilangan dari nama bilangan berikut:

a. Tiga puluh enam

b. Tujuh puluh satu

Jawaban:

a. 36

b. 71


Soal 3

Lengkapi nilai tempat bilangan berikut:

lengkapi nilai tempat bilangan berikut: 

84 = ... puluhan + ... satuan 

Jawaban :

84= 8 Puluhan + 4 Satuan 

5.  Asesmesn 

💫Matematika 

yukk  mari kita mengenal nilai tempat dengan bilangan berikut ini ...





💫Pendidikan  Anti Korupsi 

A. Kerjakan soal-soal di bawah ini dengan singkat dan jelas!

  1. Apa arti dari sikap jujur menurut pendapatmu?

  2. Dito menemukan uang sebesar Rp2.000 di lantai kelas. Uang itu bukan milik Dito. Apa yang sebaiknya Dito lakukan?

  3. Mengapa kita tidak boleh mencontek saat mengerjakan ulangan di sekolah? Sebutkan alasannya!

  4. Siti secara tidak sengaja memecahkan vas bunga milik Ibu di rumah. Siti merasa takut marah. Apa yang harus dilakukan Siti agar menjadi anak yang jujur?

  5. Sebutkan 2 contoh perbuatan jujur yang bisa kamu lakukan saat berada di rumah!

6. Kesimpulan 

KESIMPULAN MATERI PEMBELAJARAN

1. Matematika: Lambang Bilangan Sampai 100

  • Perbedaan Dasar: Lambang bilangan ditulis menggunakan angka (contoh: 45), sedangkan nama bilangan ditulis menggunakan huruf (contoh: empat puluh lima).

  • Nilai Tempat: Setiap bilangan dua angka terdiri dari nilai tempat puluhan (angka di sebelah kiri) dan satuan (angka di sebelah kanan). Sebagai contoh, pada bilangan $73$, angka $7$ bernilai puluhan ($70$) dan angka $3$ bernilai satuan ($3$).

  • Tujuan Utama: Memahami nilai tempat dan lambang bilangan membantu siswa berlatih ketelitian serta berpikir logis dan terstruktur sejak dini.


2. Pendidikan Anti Korupsi: Aku Anak Jujur

  • Makna Kejujuran: Jujur artinya berkata apa adanya, bertindak benar, dan tidak berbohong maupun berbuat curang.

  • Penerapan Sehari-hari: Sikap jujur dapat diterapkan melalui tindakan sederhana, seperti tidak mencontek saat ulangan, mengakui kesalahan, dan mengembalikan barang/uang yang bukan milik sendiri.

  • Tujuan Utama: Menanamkan karakter jujur sejak kecil merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi yang berintegritas dan bebas dari perilaku koruptif di masa depan.


Keterkaitan Kedua Materi:

Belajar Matematika melatih siswa untuk berpikir tepat, teliti, dan benar sesuai data (tidak asal-asalan), sedangkan Pendidikan Anti Korupsi membentuk karakter siswa untuk selalu lurus, jujur, dan bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukan.

7. Penutup .

Demikian pembelajaran hari ini semoga bermanfaat dan dapat dipahami Jangan lupa untuk pembelajaraan di hari esok  07 Agustus 2026  kita yaitu Kongkulikuler 


Materi Ajar, Selasa 18 Agustus 2026

   A. Identitas Bloger Nama Guru                     : Vina Apriyani  H ari / Tanggal                 :  Selasa 18  Agustus 2026 Fase / Kela...